Karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai dari peningkatan kualitas tenaga pendidik.
"Tanpa guru, tidak akan lahir pemimpin, pejabat, menteri maupun presiden. Guru adalah kunci lahirnya generasi masa depan," tegasnya.
Baca Juga:
Gelombang Kebencian ke Pengungsi Rohingya di Malaysia Memuncak, 9 Sekolah Pengungsi Ditutup
Fajar juga menyoroti tantangan dunia pendidikan di era digital yang semakin kompleks.
Menurutnya, perkembangan teknologi memberikan peluang sekaligus tantangan bagi dunia pendidikan sehingga guru dituntut terus meningkatkan kompetensi dan kemampuan beradaptasi.
"Kami berharap seluruh peserta dapat mengambil ilmu sebanyak-banyaknya selama berada di Sumedang. Apa yang dipelajari di sini semoga dapat diimplementasikan dengan baik ketika kembali ke Malaysia," katanya.
Baca Juga:
Tujuh ASN Dinkes Sumedang Resmi Dilantik sebagai Administrator Kesehatan, Dampak Penataan Organisasi Puskesmas
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Dr. Eka Ganjar Kurniawan, mengatakan kunjungan tersebut merupakan bentuk pengakuan terhadap praktik baik yang telah dikembangkan Kabupaten Sumedang dalam penerapan lesson study.
"Alhamdulillah hari ini kami menerima kunjungan para kepala sekolah dari Malaysia untuk berbagi praktik baik terkait implementasi lesson study di Kabupaten Sumedang. Mereka juga berkesempatan melihat secara langsung proses pembelajaran di salah satu sekolah di Jatinangor," ujarnya.
Menurut Eka, rombongan Malaysia memberikan apresiasi tinggi terhadap budaya kolaborasi guru dan proses pembelajaran yang diterapkan di sekolah-sekolah Kabupaten Sumedang.