Bupati juga mengingatkan agar para PNS tidak mudah mengeluh, termasuk terkait penghasilan atau kondisi kerja, karena menjadi aparatur sipil negara adalah pilihan hidup yang harus dijalani dengan penuh tanggung jawab.
“Saya yakin ini adalah pilihan hidup bapak dan ibu semua. Menjadi PNS tentu ada konsekuensinya. Karena itu, laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, dengan sungguh-sungguh, dan bekerja dengan hati,” tegasnya.
Baca Juga:
Ogah Pindah ke IKN, Bos Otorita Sindir PNS
Menurutnya, bekerja dengan hati ditandai dengan adanya kesungguhan, semangat, dan rasa memiliki terhadap pekerjaan, bukan sekadar menggugurkan kewajiban semata.
Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa sumpah/janji yang diucapkan bukan hanya seremonial, melainkan sesuatu yang sakral dan memiliki konsekuensi besar.
“Sumpah ini adalah hal yang sangat sakral. Mengandung setidaknya dua pertanggungjawaban. Pertama secara vertikal, yaitu pertanggungjawaban spiritual kepada Allah SWT. Apa yang kita ucapkan dalam sumpah akan dimintai pertanggungjawaban,” jelasnya.
Baca Juga:
Simak Daftar Gaji Pensiunan ASN 2025 Berdasarkan Golongan
Dengan pengambilan sumpah/janji ini, para PNS Formasi 2024 diharapkan mampu menjalankan amanah dengan penuh integritas, profesionalisme, serta dedikasi tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Sumedang.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]