WAHANANEWS.CO, Sumedang - Sebanyak 324 pendaftar calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sumedang Tahun 2026 mengikuti rangkaian seleksi yang secara resmi dibuka dalam Apel Peringatan Hari Otonomi Daerah (OTDA) ke-30 di Lapang Apel PPS Kabupaten Sumedang, Senin (27/04/2026).
Apel tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Dr. Hj. Tuti Ruswati.
Baca Juga:
Apel Hari OTDA ke-30, Sekda Sumedang Soroti Penguatan Otonomi Daerah
Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan bahwa dari ratusan peserta yang mendaftar, nantinya hanya 56 orang terbaik yang akan terpilih sebagai anggota Paskibraka Kabupaten Sumedang.
“Dari total pendaftar sebanyak 324 orang, akan dipilih 56 calon Paskibraka yang terbaik untuk menjalankan tugas pada peringatan HUT Kemerdekaan RI,” ujarnya.
Sekda juga secara resmi membuka seleksi calon Paskibraka Tahun 2026 yang diikuti oleh ratusan peserta hasil seleksi administrasi.
Baca Juga:
Hari Jadi Sumedang ke-448, Bupati hingga Sekda Pimpin Ziarah Makam Leluhur
Ia menegaskan bahwa proses seleksi ini bertujuan untuk menjaring generasi muda yang memiliki karakter kuat, disiplin tinggi, nasionalisme, integritas, serta jiwa kepemimpinan dan semangat pengabdian kepada bangsa dan daerah.
“Di tengah tantangan global saat ini, kita membutuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh secara mental, sehat, serta kuat dalam nilai-nilai kebangsaan,” kata Tuti.
Ia pun memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar menjadikan seleksi ini sebagai ajang pembelajaran dan pengembangan diri, bukan semata-mata soal lolos atau tidak.
“Jadikan momentum ini untuk menempa diri menjadi pribadi yang lebih baik, tangguh, dan kompetitif. Terpilih atau tidak adalah hal biasa, yang terpenting adalah semangat untuk terus berkontribusi bagi bangsa dan negara,” tuturnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sumedang, Asep Rahmat Hidayat, menjelaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara ketat dan transparan dengan sistem berbasis daring yang terintegrasi dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Ia menyebutkan bahwa dari 324 pendaftar, sebanyak 204 peserta lolos seleksi administrasi dan mengikuti tahapan seleksi lanjutan yang meliputi tes wawasan kebangsaan, tes intelegensi umum (TIU), parade, serta tes kesehatan.
“Dari seluruh tahapan tersebut, nantinya akan dipilih 56 peserta terbaik yang akan dibagi dalam formasi pasukan 17, pasukan 8, dan pasukan 45,” jelasnya.
Asep menambahkan, peran Paskibraka tidak hanya sebatas mengibarkan bendera pada upacara 17 Agustus, tetapi juga sebagai duta Pancasila yang memiliki tugas menyebarkan nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat.
“Setelah menjalankan tugas, mereka akan menjadi duta Pancasila yang diharapkan mampu menanamkan nilai persatuan, nasionalisme, dan cinta tanah air di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia juga berharap pihak sekolah turut berperan aktif dalam mempersiapkan calon-calon Paskibraka yang berkualitas, mengingat pentingnya pembinaan generasi muda di tengah tantangan era globalisasi.
“Kami ingin generasi muda memiliki ideologi Pancasila yang kuat serta semangat kebangsaan yang tinggi sebagai penerus perjuangan bangsa,” pungkasnya.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]