“Jadikan momentum ini untuk menempa diri menjadi pribadi yang lebih baik, tangguh, dan kompetitif. Terpilih atau tidak adalah hal biasa, yang terpenting adalah semangat untuk terus berkontribusi bagi bangsa dan negara,” tuturnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sumedang, Asep Rahmat Hidayat, menjelaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara ketat dan transparan dengan sistem berbasis daring yang terintegrasi dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Baca Juga:
Apel Hari OTDA ke-30, Sekda Sumedang Soroti Penguatan Otonomi Daerah
Ia menyebutkan bahwa dari 324 pendaftar, sebanyak 204 peserta lolos seleksi administrasi dan mengikuti tahapan seleksi lanjutan yang meliputi tes wawasan kebangsaan, tes intelegensi umum (TIU), parade, serta tes kesehatan.
“Dari seluruh tahapan tersebut, nantinya akan dipilih 56 peserta terbaik yang akan dibagi dalam formasi pasukan 17, pasukan 8, dan pasukan 45,” jelasnya.
Asep menambahkan, peran Paskibraka tidak hanya sebatas mengibarkan bendera pada upacara 17 Agustus, tetapi juga sebagai duta Pancasila yang memiliki tugas menyebarkan nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat.
Baca Juga:
Hari Jadi Sumedang ke-448, Bupati hingga Sekda Pimpin Ziarah Makam Leluhur
“Setelah menjalankan tugas, mereka akan menjadi duta Pancasila yang diharapkan mampu menanamkan nilai persatuan, nasionalisme, dan cinta tanah air di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia juga berharap pihak sekolah turut berperan aktif dalam mempersiapkan calon-calon Paskibraka yang berkualitas, mengingat pentingnya pembinaan generasi muda di tengah tantangan era globalisasi.
“Kami ingin generasi muda memiliki ideologi Pancasila yang kuat serta semangat kebangsaan yang tinggi sebagai penerus perjuangan bangsa,” pungkasnya.