"Untuk memajukan suatu daerah dibutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas serta tata kelola pemerintahan yang adaptif, kreatif, inovatif, dan memiliki integritas tinggi. ASN adalah garda terdepan dalam mewujudkan cita-cita tersebut," katanya.
Dalam kesempatan itu, Fajar juga mengingatkan pentingnya budaya kerja yang berorientasi pada data.
Baca Juga:
Negara Rugi Rp9,17 Miliar, PNS Pemkab Bogor Terseret Korupsi RSUD
"Good data, good decision, good result." Menurutnya, data yang baik akan menghasilkan keputusan yang tepat, dan keputusan yang tepat akan melahirkan hasil pembangunan yang optimal.
Ia menilai jabatan fungsional yang baru diisi berada pada sektor-sektor strategis, mulai dari infrastruktur, kesehatan, pelayanan publik hingga pengadaan barang dan jasa, yang menjadi penentu arah pembangunan Kabupaten Sumedang ke depan.
Selain itu, Wakil Bupati menekankan agar jabatan yang diemban tidak dipandang sebagai seremoni semata, melainkan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan.
Baca Juga:
Negara Bayar Pensiun Terlalu Lama, DPR Dorong Perombakan Sistem ASN
"Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan, bukan hanya kepada pimpinan, tetapi juga kepada masyarakat dan kepada Allah SWT. Jangan pernah melupakan sumpah jabatan yang telah diucapkan hari ini," tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas. Apabila menemukan pelanggaran atau tindakan yang tidak sesuai aturan, ASN diminta tidak melakukan pembiaran.
"Kalau ada rekan yang melakukan hal-hal negatif, laporkan. Jangan pernah didiamkan karena pembiaran justru akan menjadi masalah yang lebih besar di kemudian hari," ujarnya.