Selain integritas, Fajar mendorong seluruh ASN untuk terus meningkatkan kompetensi di tengah perubahan regulasi, perkembangan teknologi, serta meningkatnya tuntutan pelayanan masyarakat.
"Jangan pernah berhenti belajar. Menuntut ilmu tidak dibatasi usia. Yang terpenting adalah niat untuk terus meningkatkan kapasitas diri," katanya.
Baca Juga:
Negara Rugi Rp9,17 Miliar, PNS Pemkab Bogor Terseret Korupsi RSUD
Ia juga mengajak seluruh perangkat daerah memperkuat budaya kerja kolaboratif. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak mungkin dicapai hanya oleh satu organisasi perangkat daerah, tetapi membutuhkan sinergi seluruh SKPD.
"Jangan mengedepankan ego sektoral. Ketika program bisa dikolaborasikan, hasilnya akan jauh lebih optimal dan manfaatnya lebih besar bagi masyarakat," ungkapnya.
Di bidang pelayanan publik, Wakil Bupati meminta seluruh pejabat fungsional memberikan pelayanan terbaik, mudah, cepat, dan memberikan kepastian kepada masyarakat.
Baca Juga:
Negara Bayar Pensiun Terlalu Lama, DPR Dorong Perombakan Sistem ASN
Ia kembali mengingatkan tagline pembangunan Kabupaten Sumedang tahun 2026, yakni "Sumedang Kadalek, Karampak, Karasa", yang bermakna setiap program pemerintah harus terlihat, berdampak, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
"Setiap ikhtiar yang kita lakukan harus terlihat hasilnya, berdampak nyata, dan dirasakan masyarakat. Di situlah peran penting ASN, khususnya pejabat fungsional," katanya.
Di akhir arahannya, Fajar berharap para pejabat fungsional mampu melahirkan berbagai inovasi yang mendukung percepatan pembangunan daerah serta memperkuat birokrasi yang efektif dan responsif.