WAHANANEWS.CO, Sumedang - Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Dr. Hj. Tuti Ruswati, memimpin Apel Peringatan Hari Otonomi Daerah (OTDA) ke-30 Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan pembukaan seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sumedang.
Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Apel PPS Kabupaten Sumedang, Senin (27/04/2026).
Baca Juga:
324 Peserta Ikuti Seleksi Paskibraka Sumedang 2026, Hanya 56 Orang Akan Terpilih
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Sumedang membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, yang menekankan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah merupakan momentum untuk memperkokoh komitmen pemerintah daerah dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Otonomi daerah adalah instrumen penting dalam mempercepat pembangunan, memperkuat pelayanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia,” ujar Tuti.
Mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Astacita”, peringatan tahun ini mencerminkan semangat kemandirian dan tanggung jawab daerah dalam mengelola potensi lokal.
Baca Juga:
Hari Jadi Sumedang ke-448, Bupati hingga Sekda Pimpin Ziarah Makam Leluhur
Tema tersebut juga menggambarkan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan cita-cita bangsa.
Dalam sambutan tersebut, disampaikan pula sejumlah langkah strategis untuk memperkuat pelaksanaan otonomi daerah, di antaranya integrasi perencanaan dan penganggaran antara pemerintah pusat dan daerah, reformasi birokrasi berbasis hasil (outcome) yang didukung digitalisasi, serta penguatan kemandirian fiskal daerah.
Selain itu, kolaborasi antar daerah juga dinilai penting dalam menyelesaikan berbagai persoalan lintas wilayah, seperti transportasi, pengelolaan lingkungan, hingga pengembangan ekonomi.
Pemerintah daerah juga didorong untuk meningkatkan kualitas pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, sanitasi, dan perlindungan sosial secara merata.
Lebih lanjut, pemerintah daerah diharapkan mampu memperkuat stabilitas dan ketahanan daerah dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari krisis ekonomi, ketahanan pangan, hingga dampak perubahan iklim.
Sekda Sumedang juga mengajak seluruh kepala daerah untuk terus menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, termasuk dalam upaya mewujudkan kemandirian pangan dan energi, pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan, serta tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
“Reformasi birokrasi harus terus didorong melalui penyederhanaan prosedur, peningkatan kualitas aparatur, serta pemanfaatan teknologi untuk menciptakan pemerintahan yang efektif, efisien, dan responsif,” tambahnya.
Dalam bidang ekonomi, pemerintah juga menekankan pentingnya pengembangan kewirausahaan, dukungan terhadap UMKM dan koperasi, serta perluasan investasi guna membuka lapangan kerja.
Sementara di sektor pendidikan dan kesehatan, diperlukan kolaborasi berbagai pihak untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan secara merata.
Mengakhiri sambutannya, Sekda Sumedang mengingatkan agar seluruh kegiatan pemerintahan, termasuk peringatan Hari OTDA, dilaksanakan secara sederhana dan efisien sesuai arahan Presiden.
“Selamat memperingati Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026. Semoga semangat otonomi daerah terus menjadi pendorong dalam mewujudkan Astacita dan kemajuan bangsa Indonesia,” pungkasnya.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]