Pemerintah daerah juga didorong untuk meningkatkan kualitas pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, sanitasi, dan perlindungan sosial secara merata.
Lebih lanjut, pemerintah daerah diharapkan mampu memperkuat stabilitas dan ketahanan daerah dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari krisis ekonomi, ketahanan pangan, hingga dampak perubahan iklim.
Baca Juga:
324 Peserta Ikuti Seleksi Paskibraka Sumedang 2026, Hanya 56 Orang Akan Terpilih
Sekda Sumedang juga mengajak seluruh kepala daerah untuk terus menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, termasuk dalam upaya mewujudkan kemandirian pangan dan energi, pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan, serta tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
“Reformasi birokrasi harus terus didorong melalui penyederhanaan prosedur, peningkatan kualitas aparatur, serta pemanfaatan teknologi untuk menciptakan pemerintahan yang efektif, efisien, dan responsif,” tambahnya.
Dalam bidang ekonomi, pemerintah juga menekankan pentingnya pengembangan kewirausahaan, dukungan terhadap UMKM dan koperasi, serta perluasan investasi guna membuka lapangan kerja.
Baca Juga:
Hari Jadi Sumedang ke-448, Bupati hingga Sekda Pimpin Ziarah Makam Leluhur
Sementara di sektor pendidikan dan kesehatan, diperlukan kolaborasi berbagai pihak untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan secara merata.
Mengakhiri sambutannya, Sekda Sumedang mengingatkan agar seluruh kegiatan pemerintahan, termasuk peringatan Hari OTDA, dilaksanakan secara sederhana dan efisien sesuai arahan Presiden.
“Selamat memperingati Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026. Semoga semangat otonomi daerah terus menjadi pendorong dalam mewujudkan Astacita dan kemajuan bangsa Indonesia,” pungkasnya.