Untuk mengatasi antrean, PLN kini memperbaiki sistem melalui aplikasi agar pengisian daya lebih tertib dan nyaman.
“Kami perkirakan puncak penggunaan SPKLU akan terjadi pada libur Lebaran Idulfitri 2026,” tambahnya.
Baca Juga:
Perkuat Kolaborasi Kembangkan Ekosistem Kendaraan Listrik, PLN Kembali Dukung PEVS
Terkait durasi pengisian, Yoga menjelaskan bahwa waktu pengecasan bergantung pada kapasitas baterai kendaraan dan jenis charger.
“Ada medium charging (7,3–22 kW), fast charging (22–50 kW), dan ultra charging di atas 50 kW. Yang paling diminati masyarakat adalah ultra charging, dengan waktu pengisian sekitar 15 hingga 30 menit,” jelasnya.
Saat ini, lokasi SPKLU PLN di Sumedang telah tersedia di Mall Pelayanan Publik Sumedang, ULP Sumedang Kota, UP3 Sumedang, ULP Tanjungsari, Hotel Emage Jatinangor, Universitas Padjadjaran, serta BGG, dengan total tujuh lokasi.
Baca Juga:
Perkuat Kolaborasi Kembangkan Ekosistem Kendaraan Listrik, PLN Kembali Dukung PEVS
Selain itu, di luar PLN, beberapa kantor pos juga menyediakan fasilitas pengisian kendaraan listrik. “Untuk yang di kantor pos, PLN berperan sebagai penyedia suplai listrik,” pungkas Yoga.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]