Di tempat yang sama, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Barat, Deny Yusyulian, menjelaskan bahwa Program Care Beyond Claim merupakan bentuk kepedulian BPJS Ketenagakerjaan yang tidak hanya memberikan manfaat ketika peserta mengalami risiko kerja, tetapi juga berupaya membangun kembali kesejahteraan keluarga peserta.
"Sering kali BPJS Ketenagakerjaan dipandang hanya sebatas memberikan santunan ketika risiko terjadi. Padahal, lebih dari itu, BPJS Ketenagakerjaan merupakan jembatan untuk membantu masyarakat bangkit kembali dan meningkatkan kesejahteraan mereka," ujarnya.
Baca Juga:
Bupati Sumedang Hadiri Puncak Peringatan Hari Buruh Internasional 2026
Ia mengatakan, ahli waris peserta yang meninggal dunia menjadi salah satu sasaran program pemberdayaan melalui pelatihan keterampilan agar mampu mandiri secara ekonomi.
"Hari ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan dengan Dinas Tenaga Kerja dan BLK Kabupaten Sumedang dalam memberikan pelatihan kepada para penerima manfaat. Setiap peserta yang terlindungi program ini membawa harapan bagi keluarganya, termasuk kepastian pendidikan anak-anak mereka agar tidak terputus," katanya.
Deny mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sekaligus membangun ekosistem pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan kerja.
Baca Juga:
Dinas Tenaga Kerja Sumedang Gelar Evaluasi Pelaksanaan Bantuan Iuran BPJS Ketenagakerjaan dari DBHCHT
"Kami berharap dari pelatihan ini akan lahir entrepreneur baru. Ketika usaha mereka berkembang, mereka tidak hanya mandiri, tetapi juga mampu membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain. Inilah tujuan besar kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan dan Pemerintah Kabupaten Sumedang untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]