“Untuk tingkat kecamatan, Alhamdulillah sudah mulai dilaksanakan secara serentak. Di kecamatan itu ada empat kali pertemuan. Hari ini baru satu kali, insya Allah ke depan masih ada tiga kali pertemuan lagi sesuai jadwal yang sudah disampaikan kepada para calon jemaah haji,” jelasnya.
Selain penyampaian materi teori oleh para narasumber yang telah ditunjuk, kegiatan manasik di tingkat kecamatan juga akan dilengkapi dengan praktik lapangan.
Baca Juga:
Wali Kota Subulussalam Motivasi Calon Jamaah Haji Kloter ke-6, Doakan Kota Tercinta Keluar dari Krisis
“Untuk praktik di tingkat kecamatan, hari Sabtu akan dilaksanakan praktik lapangan. Setelah pemaparan berbagai teori, para calon jemaah akan terjun langsung untuk melaksanakan simulasi prosesi haji dan juga praktik umum lainnya,” tambah H. Agus.
Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap seluruh calon jemaah haji dapat mengikuti manasik dengan sungguh-sungguh sebagai bekal sebelum berangkat ke Tanah Suci.
“Kami mengharapkan semua calon jemaah bisa menghadiri kegiatan ini, memahami materinya, dan mampu mengaplikasikannya sebagai perbekalan saat di Tanah Suci. Baik dari sisi kesehatan, pemahaman manasik, maupun hal-hal lain yang menunjang keselamatan, ketenangan, dan ketentraman selama perjalanan haji,” ungkapnya.
Baca Juga:
Hadiri Manasik Haji Tahap I, Tri Adhianto ’Curcol’ Soal Ini
Dengan mengusung tema Haji Ramah Lansia, Disabilitas dan Perempuan, diharapkan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M dapat semakin inklusif dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh jemaah, khususnya kelompok rentan.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]