Ia menjelaskan, IPDN menurunkan sebanyak 180 Praja Tingkat III dalam kegiatan magang tersebut, yang sebagian besar merupakan Praja putri.
Sementara Praja putra ditugaskan untuk memperkuat kegiatan magang dan bantuan pascabencana di Aceh.
Baca Juga:
Pemkab Sumedang Tegaskan Kebijakan P3K Paruh Waktu Tetap Aman dari Efek Pengurangan Belanja Pegawai
“Sejak kami mengantar Praja ke Kabupaten Sumedang pada 7 Januari hingga hari ini, 21 Januari, untuk program tematik seperti SICANTIK, database, dan Sumedang Bebas Sampah, sudah terlihat pergerakan data hasil kerja Praja yang dilakukan secara door to door di desa dan kelurahan,” jelasnya.
Menurutnya, setiap desa dan kelurahan ditempatkan sekitar 30 Praja, dan hingga saat ini capaian pendataan terus mengalami peningkatan.
Berdasarkan pemantauan melalui aplikasi, progres telah bergerak hingga sekitar 14 persen.
Baca Juga:
Sekda Sumedang Terapkan WFH Mulai Jumat Ini, Fokus pada Efisiensi Energi
“Kami berharap hingga penutupan magang pada tanggal 3 Februari, atau paling tidak sampai tanggal 2, capaian pendataan dapat meningkat secara signifikan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Prof. Hyronimus Rowa menyampaikan terima kasih kepada Bupati Sumedang, Wakil Bupati, Sekda, serta seluruh jajaran pemerintah daerah, mulai dari camat, lurah, hingga kepala desa yang telah memfasilitasi dan mendukung pelaksanaan Magang Tingkat III Praja IPDN di Kabupaten Sumedang.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]