Menurutnya, magang tidak hanya mengenalkan praja pada implementasi kebijakan dan koordinasi antar perangkat daerah, tetapi juga membekali mereka dengan sikap profesional, tanggung jawab, dan kepekaan sosial.
“Melalui keterlibatan aktif di pemerintahan daerah, praja diharapkan tidak hanya menjadi pengamat, tetapi juga berpartisipasi langsung dalam berbagai program pembangunan, termasuk pengelolaan data, lingkungan, dan pelayanan publik,” kata Prof. Hyronimus.
Baca Juga:
Dukung Percepatan Pembangunan Infrastruktur IPDN, DPR RI Komisi II Siapkan Anggaran Rp 814 Milyar
Kegiatan magang ini menjadi bagian dari kurikulum vokasi IPDN yang menekankan penguasaan keterampilan praktis.
Selama magang, praja akan belajar langsung mengenai perencanaan pembangunan desa, pengelolaan sumber daya, serta tantangan-tantangan yang dihadapi pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Sekda Sumedang Dr. Hj. Tuti Ruswati berharap para praja memanfaatkan pengalaman ini sebaik mungkin.
Baca Juga:
Bupati Sumedang Apresiasi Pengabdian Praja IPDN pada Penutupan BKP Angkatan XXXIII
Kehadiran mereka diharapkan memberikan kontribusi positif bagi pemerintah daerah, sekaligus memperkuat kompetensi mereka sebagai calon aparatur pemerintah yang profesional dan adaptif.
Kegiatan Magang Pemerintahan Pratama ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara IPDN dan pemerintah daerah dalam membentuk generasi aparatur pemerintah yang kompeten, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan penyelenggaraan pemerintahan di masa depan.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]