“Untuk bantuan nutrisi, kami menyalurkan sekitar 91 paket yang berisi beras, susu bubuk, biskuit, madu, dan gula merah. Selain itu ada bantuan kebersihan diri berupa sabun, handuk, pasta gigi, dan sikat gigi. Kami juga memberikan perlengkapan kamar seperti kasur, lemari, selimut, dan sprei, serta alat bantu berupa tongkat, kursi roda, dan alat bantu dengar,” jelasnya.
Selain itu, Sentra Terpadu Inten Soeweno juga menyalurkan bantuan kewirausahaan sebanyak 15 paket, yang terdiri dari usaha jajanan anak, menjahit, dan usaha bonsai.
Baca Juga:
Kolam Renang Cipanteuneun di Cimalaka Mangkrak, Kades Licin Minta Evaluasi Pengelolaan
Bantuan tersebut diberikan sesuai dengan pengajuan dan hasil asesmen pendamping sosial.
Puji menambahkan, Sentra Terpadu Inten Soeweno telah hadir dan bersinergi dengan Kabupaten Sumedang sejak tahun 2021 dan berharap bantuan yang diberikan dapat berkelanjutan.
“Kami berharap bantuan ini bisa memberikan manfaat dan perlindungan sosial yang berkesinambungan, khususnya bagi masyarakat yang berada pada kondisi rentan di bawah desil lima. Pendamping dan tim kelurahan dapat terus berkoordinasi dengan Dinas Sosial apabila masih terdapat warga yang sangat membutuhkan,” tuturnya.
Baca Juga:
Wabup Sumedang Luncurkan Aplikasi SOMEAH Perumda Tirta Medal
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumedang, Agus Kori Hidayat, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Sosial RI atas respons cepat terhadap usulan bantuan yang diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Sumedang.
“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian Sosial. Bantuan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” katanya.
Agus berharap bantuan ATENSI tidak berhenti pada satu kali penyaluran, namun dapat terus berlanjut agar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.