WAHANANEWS.CO, Sumedang - Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir memberikan sambutan sekaligus pengarahan pada acara Penutupan Bhakti Karya Praja (BKP) IPDN Angkatan XXXIII yang digelar di Aula Tampomas PPS, Jumat (06/03/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Halilul Khairi, jajaran pemerintah daerah, serta para praja IPDN yang telah melaksanakan program pengabdian masyarakat di sejumlah wilayah di Kabupaten Sumedang.
Baca Juga:
Bupati Dony Ahmad Munir Lantik Empat Kepala Desa di Gedung Negara Sumedang
Dalam laporannya, Rektor IPDN Halilul Khairi menjelaskan bahwa Bhakti Karya Praja memiliki dua tujuan utama.
Pertama, sebagai sarana pembelajaran bagi para praja untuk mempraktikkan langsung penyelenggaraan pemerintahan di tengah masyarakat.
“Praja dilatih untuk memahami praktik pemerintahan secara langsung. Kadang kegiatan bersifat tematik, kadang juga bersifat umum. Untuk tahun 2026 ini kegiatan dibagi dua, yakni pengabdian yang bersifat general dan kegiatan yang lebih spesifik,” ujarnya.
Baca Juga:
Bupati Sumedang Hadiri Bazar Ramadhan UMKM 2026, Sediakan Pangan Terjangkau bagi Masyarakat
Ia menjelaskan, pelaksanaan BKP di Sumedang difokuskan pada dua tema utama, yaitu program Desa Cantik (Cinta Statistik) serta sosialisasi pengelolaan sampah desa.
Kedua program tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman, pengetahuan, dan kesadaran para praja bahwa pemerintah harus melayani berbagai sektor demi mewujudkan masyarakat yang sejahtera.
“Tujuan kedua dari BKP adalah membantu masyarakat secara langsung. Praja belajar dan menambah pengalaman di tengah masyarakat, sementara masyarakat juga mendapat manfaat dari kegiatan pengabdian ini,” tambahnya.