"LPKMA dipercaya menjalankan Program PKW karena memiliki rekam jejak yang baik. Tidak banyak lembaga kursus yang memperoleh kesempatan mengakses program PKW Platinum karena proses seleksinya sangat ketat," katanya.
Dr. Yaya menegaskan bahwa setelah pelatihan selesai, lembaga penyelenggara harus tetap melakukan pendampingan kepada alumni agar usaha yang dirintis dapat berkembang.
Baca Juga:
Sonia Sugian: DPRD Sumedang Terima Aspirasi Forum Masyarakat Peduli Terkait Usulan Perda Pencegahan Penyimpangan Seksual
Menurutnya, keterlibatan perbankan, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan para alumni PKW.
Ia juga menjelaskan berbagai kebijakan terbaru Kemendikdasmen dalam penguatan pendidikan nonformal, di antaranya evaluasi kinerja LKP oleh pemerintah daerah, percepatan akreditasi lembaga, kemudahan penyelenggaraan uji kompetensi, hingga penguatan program peningkatan kompetensi untuk mendukung dunia kerja dan kewirausahaan.
Selain itu, pemerintah juga terus mendorong lulusan pendidikan formal maupun nonformal agar memiliki daya saing, baik untuk berwirausaha maupun bekerja di dalam dan luar negeri.
Baca Juga:
Seleksi ASN Berprestasi Kabupaten Sumedang 2026 Masuki Tahap Akhir, Gali Potensi dan Cetak Kader Pembangunan Daerah
"Kami berharap dari Sumedang lahir pengusaha-pengusaha baru yang sukses. Kalau nanti ada alumni PKW yang mampu membuka dua atau tiga cabang usaha, kami akan undang ke Jakarta untuk diberikan penghargaan dan tambahan modal usaha," ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan sejumlah penyerahan simbolis, di antaranya Piagam Penghargaan kepada mitra kerja dari Direktur LPKMA kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, penyerahan alat dan bahan rintisan usaha kepada peserta Program PKW, penyerahan sertifikat pelatihan PKW, Nomor Induk Berusaha (NIB), serta sertifikat penjamah makanan siap saji kepada seluruh peserta.
Melalui Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Platinum Tahun 2026 ini diharapkan para lulusan tidak hanya memiliki keterampilan di bidang pastry, bakery, dan street food, tetapi juga mampu membangun usaha secara mandiri, membuka lapangan pekerjaan baru, serta berkontribusi terhadap peningkatan perekonomian masyarakat di Kabupaten Sumedang.