WAHANANEWS.CO, Sumedang - Suasana Rapat Paripurna di DPRD Sumedang mendadak memanas saat pembahasan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Bupati Sumedang, Kamis (23/04/2026).
Di tengah paparan capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Sumedang, kritik tajam justru datang dari legislator Fraksi Partai Golkar, Sonia Sugian.
Baca Juga:
Wakil Bupati Tapanuli Utara Hadiri Rapat Paripurna DPRD
Dalam forum resmi tersebut, Sonia menyoroti adanya kesenjangan antara klaim keberhasilan pemerintah dengan kondisi riil yang dihadapi masyarakat, khususnya perempuan dan anak.
Anggaran Dinilai Minim
Sonia menilai alokasi anggaran untuk sektor Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) yang hanya sekitar Rp1,9 miliar per tahun masih jauh dari memadai.
Baca Juga:
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tapanuli Utara Digelar, Dihadiri Wakil Bupati
Menurutnya, meskipun serapan anggaran diklaim mencapai 95 persen, hal tersebut belum mencerminkan dampak nyata di lapangan.
“Urusan PPPA ini adalah kewajiban pemerintah. Dengan anggaran sekecil ini, bagaimana kita bisa menjamin keamanan dan masa depan perempuan serta anak-anak Sumedang?” tegasnya.
Soroti Kasus Nyata di Lapangan