Dalam pelaksanaannya, SPPG juga melibatkan sekitar 20 pemasok bahan baku dari lingkungan Pasanggrahan Baru, termasuk petani lokal, sebagai upaya menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar.
Sementara itu, Koordinator Investor SPPG, H. Muslim, menyampaikan bahwa proyek ini didukung oleh 31 investor dengan total pendanaan mencapai sekitar Rp2 miliar.
Baca Juga:
Apel Hari OTDA ke-30, Sekda Sumedang Soroti Penguatan Otonomi Daerah
Menurutnya, keterlibatan investor bukan hanya untuk mendukung program makan bergizi, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam proses pembangunan dan operasional terdapat pihak-pihak yang terdampak, serta menegaskan bahwa program ini bertujuan mendukung kebijakan pemerintah dalam penanganan stunting dan peningkatan gizi masyarakat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Dr. Hj. Tuti Ruswati, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas diresmikannya SPPG Pasanggrahan Baru yang merupakan bagian dari program aglomerasi SPPG di Kabupaten Sumedang.
Baca Juga:
Hari Jadi Sumedang ke-448, Bupati hingga Sekda Pimpin Ziarah Makam Leluhur
Menurutnya, SPPG ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi multipihak yang melibatkan pemerintah, yayasan, investor, dan masyarakat dalam satu visi yang sama, yaitu mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta peningkatan kualitas gizi masyarakat.
“Harapannya, SPPG ini dapat berjalan optimal dan sesuai standar operasional yang telah ditetapkan, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas makanan,” ujar Sekda.
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga kualitas layanan, memastikan distribusi berjalan baik, serta mendorong dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar, khususnya di wilayah Sumedang Selatan.