Upaya mitigasi akan dilakukan sejak dini, seperti pembangunan tembok penahan tanah atau pemasangan cerucuk bambu sebelum terjadi longsor.
“Kami ingin antisipasi dilakukan sebelum kejadian, bukan setelah bencana terjadi,” tegas Bupati.
Baca Juga:
Bupati Sumedang Lantik 28 Pejabat, Tekankan Integritas dan Kinerja Berkualitas
Bupati juga menugaskan SKPD terkait untuk melakukan pengecekan pohon-pohon yang berpotensi tumbang.
Pohon yang dinilai berbahaya akan segera ditebang atau dipangkas untuk mengurangi risiko.
Tak hanya itu, tempat-tempat wisata yang rawan bencana juga akan dievaluasi.
Baca Juga:
Bupati Sumedang Dorong Optimalisasi Pengelolaan Sampah, Serahkan 39 Motor Angkutan Roda Tiga
Jika terjadi hujan deras, lokasi wisata tersebut akan ditutup sementara demi keselamatan pengunjung.
Dalam rakor tersebut juga dibahas upaya pencegahan penyakit demam berdarah (DBD) di musim hujan melalui kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan gerakan 3M, yakni menutup, menguras, dan mengubur.
Kegiatan PSN massal direncanakan akan digelar pada Jumat pekan depan.