“Negara harus hadir, khususnya Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui Dinas Sosial. Itu yang menjadi penekanan Pak Bupati,” jelas Budi.
Untuk mendukung hal tersebut, Dinas Sosial terus memperkuat kualitas sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta sistem kerja yang kolaboratif dengan memanfaatkan pendekatan pentahelix, baik dengan perangkat daerah lain maupun mitra eksternal.
Baca Juga:
Sekda Sumedang Serahkan Bantuan Sembako bagi PPPK Paruh Waktu, Satpam dan OB di Lingkup PPS
Budi juga berharap seluruh jajaran Dinas Sosial dapat mempertahankan produktivitas kerja dan terus meningkatkan kualitas pelayanan dengan mengedepankan keikhlasan dan empati, khususnya di tingkat desa.
“Harapan kami, jumlah masyarakat kurang mampu ke depan semakin menurun. Bantuan sosial itu penting, tapi jangan selamanya. Harus ada progres agar masyarakat bisa keluar dari zona kemiskinan dan menjadi mandiri,” ujarnya.
Menurutnya, upaya tersebut akan terus didorong melalui program-program Dinas Sosial yang terintegrasi dengan program perangkat daerah lainnya, sehingga kesejahteraan sosial masyarakat Sumedang dapat terus meningkat secara berkelanjutan.
Baca Juga:
Pemkab Sumedang Tunggu Kebijakan Pusat Terkait Gaji ke-13 dan THR PPPK Paruh Waktu
[Redaktur: Ajat Sudrajat]