Lebih lanjut, Kemal menegaskan bahwa pada tahun 2026 investasi tetap menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Kabupaten Sumedang.
Hal ini dinilai penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menekan angka kemiskinan dan pengangguran.
Baca Juga:
Manasik Haji Nasional 1447 H Digelar Virtual, Sumedang Siap Layani Jemaah dengan Tema Haji Ramah Lansia
“Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat itu ada empat faktor utama, yakni belanja pemerintah, belanja masyarakat, investasi, serta ekspor dan impor. Saat ini belanja pemerintah terbatas karena efisiensi anggaran, sementara belanja masyarakat tinggi harus ditopang oleh lapangan kerja. Maka investasi menjadi faktor yang paling realistis untuk kita dorong,” katanya.
Ia menilai, pemerintah daerah tidak bisa hanya mengandalkan belanja pemerintah di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
Oleh karena itu, iklim investasi harus dipersiapkan dengan matang agar mampu menarik investor.
Baca Juga:
Bupati Sumedang Klarifikasi Isu Upah Guru Paruh Waktu yang Beredar di Medsos
Kemal juga mengajak para investor untuk menanamkan modalnya di Kabupaten Sumedang.
Menurutnya, daerah ini memiliki sejumlah keunggulan, terutama dalam hal kepastian lokasi investasi dan kemudahan perizinan.
“Saat ini kami sedang menyusun bersama Dinas PUTR terkait wilayah-wilayah yang memungkinkan untuk penanaman modal, seperti Buahdua, Ujungjaya, Tomo, dan beberapa daerah lainnya. Ini untuk memberikan kepastian kepada investor,” ungkapnya.