Surat tersebut merupakan tindak lanjut dari monitoring pascabencana yang terjadi pada 11 November lalu.
Dalam laporan itu dijelaskan rincian kondisi terkini:
Baca Juga:
Tujuh Calon Berebut Kursi Ketua DPD PAN Sumedang, M. Fajar Aldila Terpilih Pimpin Periode 2025–2030
- RW 01: 1 titik longsor, 18 rumah rawan
- RW 03: 2 rumah longsor, 13 rumah rawan
- RW 05: 10 rumah rawan, tanpa kejadian longsor
Baca Juga:
Wow! Peserta Kontes Ayam Pelung Borong Juara di Mama Djarkasih Cup 2025
- RW 06: 10 rumah rawan, tanpa kejadian longsor
Dalam suratnya, Deni memohon agar BBWS berkenan melakukan penilaian, penataan, serta pemasangan boronjong atau solusi teknis lain guna mengatasi erosi yang semakin mengancam pemukiman warga.
“Ini demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat khususnya yang tinggal di bantaran Sungai Cipeles,” tegasnya.