WAHANANEWS.CO, Sumedang - Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD tingkat Kabupaten Sumedang dalam rangka penyempurnaan Rancangan RKPD Tahun 2027 di Aula Tampomas, PPS Lantai 3, Selasa (07/04/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Dony menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, atas kontribusi dalam pembangunan daerah.
Baca Juga:
174 PNS Formasi 2024 Resmi Diambil Sumpah, Bupati Sumedang Tekankan Rasa Syukur dan Tanggung Jawab
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumedang, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerja keras, kerja sama, dan kebersamaan kita semua dalam membangun Kabupaten Sumedang yang kita cintai,” ujarnya.
Ia berharap segala pengorbanan yang telah diberikan masyarakat dapat menjadi amal ibadah dan mendapat balasan dari Allah SWT.
Capaian Pembangunan Meningkat
Baca Juga:
Pemkab Sumedang Tegaskan Kebijakan P3K Paruh Waktu Tetap Aman dari Efek Pengurangan Belanja Pegawai
Bupati mengungkapkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sejumlah indikator pembangunan Kabupaten Sumedang menunjukkan peningkatan pada tahun 2025.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumedang tercatat mencapai 75,50 atau naik 0,93 poin dibandingkan tahun sebelumnya.
Dengan capaian tersebut, Sumedang menempati peringkat ke-3 di Jawa Barat untuk kategori kabupaten.
“Ini bukan menurut Bupati atau Pemda, tetapi berdasarkan survei BPS yang valid. Ini adalah indikator kemajuan daerah kita,” tegasnya.
Selain itu, angka kemiskinan mengalami penurunan menjadi 8,81 persen, sementara tingkat pengangguran terbuka berada di angka 6,08 persen, lebih rendah dari rata-rata nasional dan provinsi.
Tantangan Ketimpangan dan Pendidikan
Meski demikian, Bupati mengakui masih terdapat tantangan, salah satunya terkait ketimpangan ekonomi yang tercermin dari Gini Ratio sebesar 0,377 yang mengalami kenaikan.
“Ketimpangan ini harus menjadi perhatian serius karena bisa memicu gejolak sosial jika tidak ditangani dengan baik,” katanya.
Di sektor pendidikan, rata-rata lama sekolah masyarakat Sumedang masih berada di angka 8,9 tahun atau setara kelas 3 SMP.
Untuk itu, ia mendorong penguatan pendidikan vokasi dan program PKBM guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Fokus RKPD 2027
Dalam Musrenbang tersebut, Pemkab Sumedang mengusung tema: Akselerasi Pertumbuhan Produktivitas Sektor Ekonomi.
Fokus pembangunan diarahkan pada peningkatan pertumbuhan ekonomi yang tidak hanya tinggi, tetapi juga berkualitas dan inklusif.
Beberapa prioritas yang disampaikan antara lain:
- Penguatan sektor pertanian, industri, dan perdagangan
- Peningkatan investasi daerah
- Penataan kawasan pendidikan Jatinangor
- Pengembangan kawasan industri di Ujungjaya dan Tomo
- Penataan kawasan wisata Jatigede
Selain itu, pemerintah juga mengantisipasi dampak fenomena El Nino dengan memperkuat infrastruktur irigasi dan kesiapan sektor pertanian.
Kolaborasi Jadi Kunci
Bupati menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi semua pihak.
“Pemerintah saat ini berperan sebagai fasilitator, sementara masyarakat adalah co-creator pembangunan,” ujarnya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati secara resmi membuka Musrenbang RKPD Tahun 2027.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Musrenbang RKPD Kabupaten Sumedang Tahun 2027 saya nyatakan dibuka,” pungkasnya.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]